Pages

Subscribe:

Labels

Pengikut

Popular Posts

Popular Posts

Selasa, 21 Agustus 2012

Laporan Papilionaceae dan Solanaceae


A.    TUJUAN                     
1.      Mengetahui struktur morfologi papilionaceae dan solanaceae.
2.      Membandingkan antara papilionaceae dengan solanaceae
B.     DASAR TEORI        
Tumbuhan adalah kelompok makhluk hidup eukariotik fotosintetik yang tersusun atas banyak sel (multiseluler) dan memiliki jaringan yang sudah berkembang dengan baik.Tumbuhan hidup pada berbagai lingkungan darat, mulai dari lingkungan hutan basah hingga daerah padang pasir atau tundra. Dalam system lima kingdom, semua makhluk hidup yang tergolong tumbuhan dimasukkan kedalam kingdom plantae atau dunia tumbuhan. Ciri-ciri makhluk hidup yang termasuk dunia tumbuhan adalah sebagai berikut.
1.      Struktur tubuh berupa multiseluler, eukariotik, dan memiliki sel-sel yang sudah terspesialisasi membentuk jaringan dan organ.
2.      Mengandung klorofil a dan b serta karetonoid; menyimpan makanan dalam bentuk tepung ; dan memiliki dinding sel dari bahan selulosa.
3.      Melindungi perkembangan embrio dari kekeringan dengan menyuplai air dan nutrisi kedalam struktur reproduksi betina.
4.      Memiliki daur hidup berupa pergiliran keturunan (metageneasis)
Pada umumya, dunia tumbuhan di bedakan atas dua kelompok utama, yaitu tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh. Anggota kelompok tumbuhan tidak berpembuluh adalah semua tumbuhan lumut (bryophyte), sedangkan kelompok tumbuhan berpembuluh (trachaeophyta) meliputi tumbuhan paku-pakuan dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). (Laila, 2007:31)
a)      TUMBUHAN BERBIJI (Spermatophyta)
Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) merupakan tumbuhan kormus sejati. Tumbuhan spermatophyte dapat dibedakan dengan jelas menjadi tiga bagian pokok, yaitu akar, batang, dan daun. Akar umumnya berada dalam tanah yang berfungsi untuk mengokohkan berdirinya batang serta berfungsi untuk menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Ada pula batang yang tumbuh mendatar didalam tanah berupa rhizoma (akar rimpang) seperti pada suku jahe-jahean (Zingiberaceae) dan geragih (stolon), seperti ditemukan pada tumbuhan strowberi. Selain itu, tubuh spermatophyte memiliki modifikasi dari bagian-bagian pokok tadi. Ciri khas spermatophyte adalah adanya biji yang dihasilkan oleh organ bunga. Biji dihasilkan melalui peristiwa pembuahan atau fertilisasi dari sel-sel kelaminnya. Pada organ bunga inilah dikenal adanya peristiwa seksual pada tumbuhan. Tumbuhan berbiji diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:
1.      Gymnospermae
Gymnospermae (Yunani, gymnos=telanjang; sperma=biji) adalah tumbuhan berbiji terbuka. Ciri utama kelompok tumbuhan ini adalah biji-biji yang dihasilkan terdapat pada permukaan sisik-sisik buah yang tampak terbuka. Tumbuhan gymnospermae merupakan tumbuhan berkayu dengan bentuk tubuh berupa pohon, semak atau perdu. Secara umum cirri morfologi tumbuhan  jenis ini adalah :
*      Memiliki perakaran tunggang
*      Batang tidak bercabang atau bercabang, berkayu dan tumbuh keatas
*      Berdaun sempit, tebal, dan kaku seperti jarum
*      Biji terdapat dalam bagian yang lain (mikrosporofil)
*      Daun buah penghasil dan badan penghasil serbuk sari terpisah masing-masing disebut strobilus.
*      Daunnya umumnya berupa daun jarum atau sisik, seperti pada pohon pinus dan cemara, dan ada beberapa yang berdaun lebar seperti pada melinjo (tangkil). (Suhartini, 2009)

2.      Angiospermae
Angiospermae merupakan golongan tumbuhan yang memilki tingkat perkembangan lebih tinggi dibandingkan golongaan tumbuhan yang lain. Angiospermae memiliki bakal biji yang tidak tampak kerena terbungkus dalam suatu badan yang bersal dari daun buah. Di dalam buah terdapat bakal biji yang kelak berkembang menjadi biji. Daun angiospermae kebanyakan pipih dan lebar. Ada berupa daun tunggal dan ada yang berupa daun majemuk. Bentuk susunan tulang daun beranekaragam. Misalnya, bertulang daun sejajar, menyirip atau menjari. Batang dan akar ada yang memiliki kambium. Batang dapat bercabang atau tidak, sedangkan akar dapat berupa akar tunggang atau akar serabut. Jenis angiospermae sangat bervariasi ada yang berupa semak, perdu atau berupa pohon besar.Selain itu, beberapa jenis angiospermae tumbuh kecil, hidup merayap di permukaan tanah.(Laila, 2007:54)
Angiospermae dibedakan menjadi dua jenis yaitu tumbuhan monokotil dan dikotil.
1.      Monokotil
Secara umum tumbuhan monokotil memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut:
Ø  Memiliki lembaga dengan satu daun lembaga
Ø  Ketika berkecambah biji tidak membelah
Ø  Akar lembaga mati dan disusul dengan pembentukan sistem akar serabut.
Ø  Batang dari pangkal hingga ke ujung hamper sama besar, tidak bercabang, dan berbuku-buku dengan ruas yang tampak jelas
Ø  Bentuk tulang daun bermacam-macam. Ada yang berseling aturoset, sejajar, atau melengkung.
Ø  Bunga berkelipatan tiga.(Laila, 2007:58)
Tumbuhan monokotil dibagi menjadi beberapa famili. Beberapa contoh famili pada tumbuhan monokotil, yaitu:
a.Palmae/Arecaceae (pinang-pinangan) : kelapa (Cocosnucifera) dan  pinang (Areca catheu), gebang (Coryphautan), Lontar (Borassussudaica), salak (Salaccaedulis), dan aren (Angengapinata
b.Graminae/Poaceae (rumput-rumputan) :padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), tebu(Saccharumofficinarum), alang-alang (Imperatacylindrica), rumput teki (Cyperusrotundus)
c.Musaceae (pisang-pisangan): pisang (Musa pradisiaca)
d.Orchidaceae (anggrek-anggrekan) :Vanda/Anggrektanah (Spathoglottisplicata)
e.Zingiberaceae (jahe-jahean) :jahe (Zingiber officinale),
laos (Alpina galanga). (Suhartini, 2009)
2.      Dikotil
Secara umum tumbuhan dikotil memiliki ciri-ciri:
Ø  Memiliki lembaga dan dua daun lembaga
Ø  Ketika berkecambah, biji membelah jadi dua
Ø  Akar lembaga tumbuh menjadi akar tunggang yang bercabang
Ø  Batang dari pangkal ke ujung kerucut panjang, becabang-cabang dan berbuku-buku dengan ruas yang tidak jelas.
Ø  Bentuk daun  tunggal atau majemuk, sering disertai daun penumpu, duduk daun tersebar, tulang daun menyirip atau menjari.
Ø  Bunga kelipatan 2,4, atau 5. ( Laila,2007:58)
Tumbuhan dikotil dibagi menjadi beberapa family, diantaranya adalah papilionaceae(kacang-kacangan)
Ciri utama tumbuhan yang termasuk suku kacang-kacangan diantaranya adalah bunganya tampak berbentuk kupu-kupu, sehingga disebut juga sebagai tumbuhan bunga kupu-kupu. Perhiasan bunga (mahkota) terdiri dari satu lembar yang besar disebut bendera, dua helai dikiri-kananya disebut sayap dan dua helai berukuran lebih kecil dan saling melekat membentuk bagian yang disebut lunas. Benang sari  berjumlah  sepuluh dan dibagi menjadi 2 bagian, sembilan helai saling melekat membentuk satu berkas yang sehelai lagi terpisah. Putik terletak di atas dasar bunga.
Buah yang dihasilkan berupa buah polong yang akan terpecah bila keadaan kering. Disamping itu akar tumbuhan suku ini mempunyai bintil akar tempat hidup bakteri yang bersimbiosis dengan akar tanaman tersebut untuk mengikat nitrogen bebas dari udara.(Suhartini, 2009)
Tumbuhan kacang-kacangan banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan : sebagai sumber protein nabati untuk membuat tempe, tahu dan makanan lainnya ; sebagai pupuk hijau jenis tanaman orok-orok dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau yang menyuburkan lahan pertanian, karena adanya bakteri pengikat nitrogen jenis Rhizobium.(Suhartini, 2009)
Contoh tumbuhan papilionaceae:
·         Kacang tanah  (Arachi hypogaea)
·         Kacang ijo (Phaseolu sradjatus)
·         Kacang panjang  (Vigna sinensis)
·         Kacang buncis (Phaseolus vulgaris)
·         Kacang biduk / koro(Dolichos lablab)
·         Kara benguk(Mucuna pruriens)
·         Kedele (soya max)
·         Kembang telang (Clitore aternatea)
·         Bangkuwang  (Pachyr rhizuserosus)
·         Dadap  (Erythrina variegate)
·         Orok-orok  (Crocolaria sp.)
·         Saga (Abrus precatorius)
·         Sono kembang (Pterocarpus indicus)
·         Turi  (sesbania gransiflora)
(Isamas,2011)
b. Solanaceae (terung-terungan).
Tanaman ini juga disebut dengan terung-terungan. Secara umum morfologi tanaman Solanaceae adalah sebagai berikut:
v  Herba atau perdu, jarang pohon.
v  Daun tersebar atau berpasangan (tetapi tidak berhadapan), tunggal atau menyirip.
v  Bunga beraturan, kadang-kadang zygomorph, berkelamin 2, kadang-kadang berkelamin 1, kebanyakan berbilangan 5, dengan kelopak dan mahkota yang berdaun lekat ; mahkota berbentuk corong bentuk terompet, bentuk piring atau bentuk roda ; benang sari 5, jarang 4 ; kepala sari sering menggantung atau saling menutup, beruang 2 ; bakal buah menumpang, kebanyakan beruang 2 ; bakal biji banyak tiap ruangnya; tangkai putik 1, bentuk benang. Buah buni atau buah kotak.(Isamas,2011)
Contoh tumbuhan :
*      Cabai/Lombok  (Capsicum annuum)
*      Ceplukan  (Physalis angulata)
*      Kecubung (Datura fastuosa)
*      Kentang belanda  (Solanum tuberosum)
*      Terung sayur  (Solanum melongena)
*      Terung susu  (Solanum mamolosum)
*      Tembakau  (Nicoti anatabacum)     
*      Tomat(Solanum lycorpersicum)(Isamas,2011)





















C.     DATA PENGAMATAN
a.       Papilionacea
NO
NAMA
CIRI
KACANG TANAH
KACANG MERAH
KACANG PANJANG
BUNCIS
1.       
Akar
Tunggang
Tunggang
Tunggang
Tunggang
2.       
Daun
         ·     Daun majemuk
·     Pertulangan daum menyirip
  ·     Berambut pada bagian atas dn bawah

         ·    Daun majemuk
·    Pertulangan daun menyirip
  ·    Berambut pada bagian atas dan bawah
         ·   Daun majemuk
·   Pertulangan daun menyirip
           ·      Daun majemuk
 ·      Pertulangan daun menyirip
3.       
Buah
         ·     Buah kering
 ·     Berbentuk seperti selaput yang membungkus kotiledon

         ·    Buah kering
         ·   Buah kering
 ·      Buah kering
4.       
Batang
         ·     Tidak berkayu
   ·     Tanaman herba
  ·     Berambut

        ·    Tidak berkayu
           · Tidak berkayu
           ·      Tidak berkayu
5.       
Biji
 ·     Berkeping dua
 ·    Berkeping dua
 ·   Berkeping dua
    ·      Berkeping dua
6.       
Bunga
      ·     Bentuk kupu-kupu
    ·     Mahkota bunga ada tiga
     ·     Bentuk kupu-kupu
   ·    Mahkota bunga ada tiga
     ·     Bentuk kupu-kupu
    ·   Mahkota bunga ada tiga
·     Bentuk kupu-kupu
      ·      Mahkota bunga ada tiga
NO
NAMA
CIRI
TERONG
TOMAT
CABE
RANTI
1.
Daun
·   Berbulu
·   Bertulang dan Menyirip
·   Berlekuk-lekuk
·   Daun tunggal
·   Tulang daun menyirip
·   Tepi daun bergerigi
·   Berbulu
·   Daun tunggal

·   Tulang daun menyirip
·   Tepi daun halus
·   Berbulu
·   Daun tunggal
·   Tulang daun menyirip
·   Tepi daun halus
·  Daun tunggal


2.
Batang
·   Berbulu
·   Tidak bercabang
·   Berkayu
·   Bercabang
·   Berbulu
·   Perdu

·   Bercabang
·   Berbulu
·   Perdu

·   Bercabang
·   Terdapat bulun yang samar
·   Perdu

3.
Bunga
·   Berwarna ungu
·   Mahkota 5 helai
·   Benang sari 5 helai
·   Putik 1 ditengah

·   Jumlah mahkota 18 helai
·   Jumlah kelopak 9

·   Mahkota 5 helai
·   Kelopak  5 helai


·   Mahkota 5 helai
·   Kelopak  5 helai
·      Berbentuk bintang
·       
4.
Akar
Tunggang
Tunggang

Tunggang
Tunggang
5.
Buah
Berbelah banyak, berdaging
Berbelah banyak, berdaging
·   Berbelah dua
·   Berdaging
·   Berbelah dua
·   Berdaging

           




D.    ANALISIS DATA
Kunci Determinasi
1.      a.  Daun majemuk  .................................................................................... 2b
b.  Daun Tunggal ...................................................................................... 2a
2.      a.  Batang Perdu ........................................................................................ 3a
b. Batang Herba ........................................................................................ 3b
3.      a. Buah Berbelah Dua ............................................................................... 4a
b. Buah Berbelah Banyak ......................................................................... 4b
4.      a. Buah Berdaging .................................................................................... 5a
b. Buah Kering ......................................................................................... 5b
5.      a. Bunga Bentuk Bintang ..........................................................................6a
b. Bunga Bentuk Terompet ...................................................................... 6b
6.      a. Mahkota 5 Helai ................................................................. Papilionaceae
b. Mahkota 3 Helai ..................................................................... Solanaceae

E.     PEMBAHASAN
a.       Papillionaceae
1.    Morfologi Kacang Tanah (Arachis hipogaea)
Kerajaan          : Plantae
Divisi               : Tracheophyta
Subdivisi         : Angiospermae
Kelas               : Magnoliophyta
Ordo                : Leguminales
Famili              : Papilionaceae
Subfamili         : Faboideae
Genus              : Arachis
Spesies             : Arachis hypogaea
Nama binomial Arachis hypogaea (Anonim, 2011)
Ø  Ciri Morfologi
Kacang tanah memilki akar tunggang. Juga memiliki daun yang majemuk dengan pertulangan menyirip dan berambut pada bagian atas dan bawah. Disebut tetrafoliate karena memiliki 4 helaian daun.berbentuk bulat,elips,sampai agak lancip.
 Buah yang dihasilkan berupa buah polong yang akan terpecah bila keadaan kering. Buahnya adalah keseluruhan dari kacang tersebut. Karena kacang tidak memiliki daging buah, buahnya juga biasa disebut buah kering. Batangnya tidak berkayu, termasuk tanaman herba., sedikit berbulu, berwarna hijau, berbentuk bulat, namun bagian atas agak persegi. Biji dari kacang tanah berkeping dua. Bunganya tampak seperti kupu-kupu. Dengan dua sayap, satu bendera, dan lunas sebagai pelindung putik dan serbuk sari. (Setijo Pitojo,2005)

2.         Morfologi Kacang Merah (Vigna angularis)
Ø  Klasifikasi ilmiah
Kerajaan          : Plantae
Divisi               : Magnoliophyta
Kelas               : Magnoliopsida
Ordo                : Fabales
Famili              : Fabaceae
Upafamili        : Faboideae
Bangsa             : Phaseoleae
Genus              : Vigna
Spesies             : V. angularis
Nama binomialnya Vigna angularis.(Isamas,2011)
Ø  Ciri Morfologi
Akar kacang merah juga memiliki akar tunggang, berdaun majemuk dengan pertulangan daun menyirip. pada bagian atas dan bawah daun berambut. buah kacang merah berupa buah polong, merupakan buah kering, tidak memiliki daging buah. Batangnya tidak berkayu. Bijinya berkeping dua. Sedangkan bunganya berbentuk kupu-kupu dengan tiga mahkota bunga. bunganya tampak berbentuk kupu-kupu, sehingga disebut juga sebagai tumbuhan bunga kupu-kupu. Perhiasan bunga (mahkota) terdiri dari satu lembar yang besar disebut bendera (vexillum), dua helai dikiri kananya disebut sayap (alae) dan dua helai berukuran lebih kecil dan saling melekat membentuk bagian yang disebut lunas (carina, melindungi benang sari dan putik). (Setijo Pitojo,2005)

3.         Morfologi Kacang Panjang (Vigna  sinensis (L.) savi ex hassk
Ø  Nama tumbuhan
Nama umum/dagang : Kacang panjang (Hutapea et al., 1994)
Sinonim : (Vigna sinensis (L.) Savi ex Hassk.)., Vigna unguiculata (L.) Walp., Vigna cylindrical Endl., Vigna catjang (Burm.) Walp.
Ø  Klasifikasi
Divisi
               : Spermatophyta
Sub divisi
        : Angiospermae
Kelas
              : Dicotyledoneae
Ordo               : Rosales
Famili              : Leguminosae (Papilionaceae)
Genus              : Vigna
Spesies             : Vigna cylindrica (L.) Skeels
(Hutapea et al., 1994)
Ø  Morfologi Tumbuhan
Tanaman kacang panjang merupakan tanaman semak, menjalar, semusim. Batang tanaman ini tegak, silindris, lunak, berwarna hijau dengan permukaan licin. Daunnya majemuk, lonjong, berseling, tepi rata, pangkal membulat, ujung lancip, pertulangan menyirip, tangkai silindris, dan berwarna hijau. Bunga tanaman ini terdapat pada ketiak daun, majemuk, tangkai silindris, berwarna hijau keputih-putihan, mahkota berbentuk kupu-kupu, berwarna putih keunguan, benang sari bertangkai, berwarna putih, kepala sari kuning, putik bertangkai, berwarna kuning dan berwarna ungu. Buah tanaman ini berbentuk polong, berwarna hijau. Bijinya lonjong, pipih, berwarna coklat muda.
Akarnya tunggang berwarna coklat muda (Hutapea et al., 1994)
4.         Morfologi Buncis (Phaseolus vulgaris)
Ø  Klasifikasi
Kingdom                     : Plantae
Divisi                           : Spermatophyta
Sub divisi                    : Angiospermae
Kelas                           : Dicotyledoneae
Bangsa                         : Resales
Suku                            : Papilionaceae
Marga                          : Phaseolus
Jenis                             : Phaseolus vulgaris L.
Nama umum/dagang   : Buncis
Ø  Ciri Morfologi
Memiliki akar tunggang, berwarna kuning kotor. Daunnya majemuk, lonjong, berambut, ujung meruncing, pangkal membulat, tepi rata,   pertulangan menyirip, tangkai persegi, beranak daun tiga, hijau tua. Buahnya Polong, panjang ± 10 cm, masih muda hijau kekuningan setelah tua coklat. Batangnya tegak, bulat, lunak, membelit, dan berwarna hijau. Bijinya Lonjong, mengkilat, dengan permukaan licin, dan berwarna putih. Bunganya memiliki kelopak segitiga, berambut, panjang 2-3 cm, mahkota bentuk kupukupu, ungu, benang sari berlekatan, putik berambut, ungu. (Hutapea et al., 1994)

7.      Solanaceae
1.      Terong
Kerajaan          : Plantae
Kelas               : Magnoliopsida
Subkelas          : Asteridae
Ordo                : Solanales
Famili              : Solanaceae
Genus              : Solanum
Spesies             : S. melongena
Nama binomial Solanum melongena.(Isamas,2011)
Ø  Ciri Morfologi
·         Daun : berbentuk bulat telur, elips atau memanjang, memiliki permukaan yang cukup luas ,bentuk helaiannya menyerupai telinga, letak helaian daun-daunnya tersebar pada cabang batang, umumnya berlekuk dengan tepi daun berombak, kedua sisi daun umumnya ditutupi rambut tipis yang masing-masing berbentuk bintang berwarna kelabu, tulang daun tersusun menyirip, pada tulang daun yang bersar sering terdapat duri tempel. .(Suhartini, 2009)
·         Batang   : tumbuh tegak, cabang-cabangnya tersusun rapat, berbentuk bulat, berwarna keunguan, umumnya ditutupi rambut tipis berbentuk bintang berwarna kelabu, ada yang memiliki duri tempel dan ada yang tidak memiliki. .(Suhartini, 2009)
·         Akar     : memiliki sistem perakaran tunggang, berwarna putih kecoklatan. .(Suhartini, 2009)
·         Bunga : merupakan bunga majemuk dan sempurna, tumbuh pada cabang batang secara berseling, kelopak bertaju lima dan berambut, mahkotanya berwarna ungu dan berjumlah lima, satu sama lain dihubungkan dengan selaput tipis, kepala sarinya berwarna kuning, tergolong dalam bunga banci atau berkelamin dua (hermaphroditus) : pada bunga terdapat benang sari maupun putik, kelopak yang tetap berkembang (ikut) menjadi bagian buah. .(Suhartini, 2009)
·      Buah     : berbentuk buni atau bulat memanjang, buahnya berwarna ungu atau kuning.(Anne,2011)
·         Biji       : berbentuk bulat pipih, berwarna kuning kecoklatan.

1.    Tomat
Ø  Klasifikasi
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi     : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas        : Asteridae
Ordo                : Solanales
Famili              :
Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus              :
Solanum
Spesies             : Solanum lycopersicum L.
.(Suhartini, 2009)
Ø  Ciri Morfologi
Daun dari buah tomat berbulu dengan tepi bergerigi dan tulang daunnya menyirip. batangnya bercabang, berkayu, dan berbulu. Termasuk tanaman perdu. Bunganya memiliki mahkota sebanyak delapan belas helai dengan jumlah kelopak sebanyak Sembilan. Akarnya tunggang. Buahnya berbelah banyak dan berdaging. (Anne,2011)

2.    Cabai
Ø  Klasifikasi
Kingdom         :  Plantae
Divisi
               : Magnoliophyta
Kelas
               : Magnoliopsida
Sub kelas
        : Asteridae
Ordo
                : Solanales
Famili
             : Solanaceae
Genus
             : Capsicum
Spesies
             : Capsicum annuum (cabai besar, cabai lonceng)
Capsicum frutescens (cabai kecil/cabai rawit)
(Hutapea et al., 1994)
Ø Ciri Morfologi
1. Daun
Daun tanaman cabai bervariasi menurut spesies dan varietasnya. Ada daun yang berbentuk oval, lonjong, bahkan ada yang Ian- set. Warna permukaan daun bagian atas biasanya hijau muda, hijau, hijau tua, bahkan hijau kebiruan. Sedangkan permukaan daun pada bagian bawah umumnya berwarna hijau muda, hijau pucat atau hijau. Permukaan daun cabai ada yang halus adapula yang berkerut-kerut. Daunnya berbulu. Tepi daunnya halus dengan pertulangan daun menyirip
dan batangnya berbulu dan bercabang, merupakan tanaman perdu. (Hutapea et al., 1994)
2. Batang
Tanaman cabai merupakan tanaman perdu dengan batang tidak berkayu. Biasanya, batang akan tumbuh sampai ketinggian tertentu, kemudian membentuk banyak percabangan. Untuk jenis-jenis cabai rawit. Batang tanaman cabai berwarna hijau, hijau tua, atau hijau muda. Pada batang-batang yang telah tua (biasanya batang paling bawah), akan muncul wama coklat seperti kayu. Ini merupakan kayu semu, yang diperoleh dari pengerasan jaringan parenkim.
Batangnya berbulu. (Hutapea et al., 1994)
3. Akar
Tanaman cabai memiliki perakaran yang cukup rumit dan hanya terdiri dari akar serabut saja. Biasanya di akar terdapat bintil-bintil yang merupakan hasil simbiosis dengan beberapa mikroorganisme. Meskipun tidak memiliki akar tunggang, namun ada beberapa akar tumbuh ke arah bawah yang berfungsi sebagai akar tunggang semu.
4. Bunga
Bunga tanaman cabai juga bervariasi, namun memiliki bentuk yang sama, yaitu berbentuk bintang. Ini menunjukkan tanaman cabai termasuk dalam sub kelas Ateridae (berbunga bintang). Bunga biasanya tumbuh pada ketiak daun, dalam keadaan tunggal atau bergerombol dalam tandan. Dalam satu tandan biasanya terdapat 2
- 3 bunga saja. Mahkota bunga tanaman cabai warnanya bermacam-macam, ada yang putih, putih kehijauan, dan ungu. Bunga tanaman cabai merupakan bunga sempuma, artinya dalam satu tanaman terdapat bunga jantan dan bunga betina. Pemasakan bunga jantan dan bunga betina dalam waktu yang sama (atau hampir sama), sehingga tanaman dapat melakukan penyerbukan sendiri. (Hutapea et al., 1994)
5. Buah dan Biji
Buah cabai merupakan bagian tanaman cabai yang paling banyak dikenal dan memiliki banyak variasi. Menurut Sanders et. al. (1998), buah cabai terbagi dalam 11 tipe bentuk, yaitu serrano, cubanelle, cayenne, pimento, anaheim chile, cherry, jalapeno, elongate bell, ancho, banana, dan blocky bell (Tabel 3). Namun menurut Peet (2001), hanya ada 10 tipe bentuk buah cabai, di mana tipe elongate bell dan blocky bell dianggap sama.

3.    Ranti
Kerajaan          : Plantae
Ordo                : Solanales
Famili              : Solanaceae
Genus              : Solanum
Spesies             : S. nigrum














Nama binomial Solanum nigrum
L. Subspecies   :S. nigrum subsp. nigrum
                       
       S. nigrum subsp. schultesii

Ø  Ciri Morfologi
Pertulangan daunnya menyirip, tepi daunnya halus, daun tunggal. Batangnya bercabang, berkayu, dan berbulu (samar),merupakan tanaman perdu. Bunganya berbentuk bintang dengan mahkota sebanyak lima helai dan kelopak lima. Putiknya dikelilingi benang sari.akarnya tunggang. Buahnya berbelah banyak dan berdaging.(Suhartini,2009)

F.      KESIMPULAN
Dari data yang kami peroleh bahwa setiap family memiliki ciri khas yang berbeda, perbedaannya yaitu terletak pada semua organ dan jaringantumbuhan tersebut. Hal ini juga kami temukan pada pengamatan kami. Cukup banyak perbedaan yang telihat, mulai dari batang, daun, bunga, akar dan buah. Namun walaupun begitu mereka masih satu subdivisi, sehingga pada beberapa organ dan jaringan papilionaceae dan solanaceae masih memiliki bnyak kesamaan, misalnya saja sama-sama berakar tunggang dan juga berdaun menyirip.
Sedangkan untuk perbedaan papilionaceae dan solanaceae juga terlihat cukup menyolok. Hal ini disebabkan oleh keduanya berada pada famili yang berbeda, yaitu papilionaceae yang berarti kacang-kacangan  dan solanaceae yang berarti terong-terongan.




















DAFTAR PUSTAKA
Anne.2011.“Tumbuhan dikotil”.http://www.anneahira.com/tumbuhan-dikotil.htm (diakses tanggal 7 November 2011)
Isamas.2011.“tumbuhan dikotil dan monokotil bagian 2.”http://isamas54.blogspot.com/2011/10/tumbuhan-dikotil-dan-monokotil-bagian-2.html (diakses tanggal 7 November 2011)
Suhartini.2010.“Kingdom Plantae”.http://www.scribd.com/doc/35129883/Kingdom-Plantae (diakses tanggal 7 November 2011)

1 komentar:

ulviana dian mengatakan...

thanks informasinya :)

Poskan Komentar